Penggunaan Parfum Agar Tahan Lebih lama – Menggunakan parfum merupakan salah satu langkah terakhir yang umum dilakukan di rangkaian perawatan diri atau saat ingin berpergian. Penggunaan parfum terlihat sangat mudah dan sederhana. Meskipun demikian, terdapat beberapa cara yang dapat kamu lakukan agar aroma parfume mu lebih tahan lama. Berikut 7 tips yang dapat kamu lakukan saat menggunakan parfum:
Semprotkan / Oleskan Langsung Ke Kulit
Kulit memiliki sifat lipofilik atau menyukai minyak. Hal tersebut membuat kulit dapat menjadi media yang tepat untuk parfum. Kulit yang hangat akan menguraikan aroma parfum sehingga aroma parfum akan lebih tercium. Kamu dapat menyemprotkan atau mengoleskan parfum secara lembut & perlahan ke area kulit. Hindari menggosok parfum pada permukaan kulit, karena aroma parfum dapat memudar dan menguap sebelum mengendap di kulit serta dapat mengubah aroma dari parfum tersebut. Jika kamu memiliki kulit sensitif atau rentan eksim, maka konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter kulit untuk penggunaan parfum yang tepat.
Kombinasikan Parfum dengan Produk Lain
Wewangian parfum akan mengikat minyak pada kulit. Oleh karena itu, disarankan gunakan parfume setelah menggunakan losion tubuh. Losion tubuh akan membuat permukaan kulit mengikat molekul aroma parfum lebih baik, sehingga aroma parfum akan lebih kuat.
Gunakan Parfum Setelah Mandi
Produk wewangian akan lebih melekat pada kulit yang lembab. Aroma wewangian akan bertahan cukup lama saat kulit terhidrasi dengan baik. Oleh karena itu kamu dapat menggunakan parfum setelah mandi agar wangi parfum mu lebih tahan lama.
Baca juga : rekomendasi parfum lokal
Aplikasikan Parfum pada Nadi
Titik nadi merupakan area tubuh yang mengeluarkan panas berlebih. Panas tersebut nantinya akan membantu menyebarkan aroma parfum secara alami. Titik nadi terletak di bagian dalam pergelangan tangan, siku bagian dalam, di bawah pusar, belakang cuping telinga, dan bagian belakang lutut.
Perhatikan Jenis Bahan Pakaian
Menyemprotkan parfum pada pakaian bukan hal yang salah. Namun kamu harus perhatikan bahan pakaian yang kamu gunakan. Jangan menyemprotkan parfum pada bahan seperti sutra atau bahan yang mudah ternoda. Aroma parfume yang disemprotkan ke pakaian akan terasa lebih ringan. Hal ini akan dipengaruhi oleh bahan pakaian itu sendiri. Bahan pakaian umumnya hanya menyerap sebagian parfume sehingga aromanya dapat sedikit berbeda dan/ tidak sekuat saat kamu gunakan langsung ke kulit.
Semprot dan Jalan
Jika kamu tidak ingin menyemprotkan parfum terlalu banyak di area tubuh, maka kamu dapat melakukan tips berikut. Maksud dari ‘semprot dan jalan’ ini adalah kamu bisa menyemprotkan parfum di depan mu, kemudian kamu melangkah ke area yang kamu semprotkan. Hal tersebut akan meninggalkan lapisan tipis pada pakaian sehingga aroma parfum dapat menempel pada kulit / pakaian. Hal ini juga bisa kamu lakukan jika kamu tidak mau beraroma terlalu menyengat.
Simpan Parfume Di Tempat yang Tepat
Tempat penyimpanan parfum dapat memengaruhi ketahanan aroma parfum mu. Simpan produk parfume mu di tempat yang sejuk, gelap, dan kering. Kamu dapat menyimpan parfum mu di dalam lemari atau laci meja. Hindari paparan sinar matahari, cahaya berlebih, air, kelembaban, dan perubahan suhu drastis yang dapat mengubah komposisi parfum dan memperpendek umur simpan wadah parfum mu. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk menyimpan parfum di kamar mandi, karena uap dari pancuran air dapat berinteraksi dengan parfume yang nantinya dapat merusak parfume tersebut.
